ICE Berlin-Paris : Kereta Cepat Penyambung Dua Kota Utama Uni Eropa
Berlin dan Paris. Dua ibukota penting di dua negara Uni Eropa, Jerman dan Prancis. Selama sekian tahun tidak ada perjalanan langsung tanpa transit di antara dua kota tersebut selain pesawat terbang atau kereta malam. Kini, angin segar berhembus di koridor tersebut dengan kehadiran kereta cepat.
Dilansir dari akun media sosial X (Twitter) Deutsche Bahn AG (@DB_Presse) pada tanggal 16 Desember 2024[1], pihak DB dan SNCF bekerja sama meluncurkan layanan kereta cepat ICE (InterCity Express) dengan rute pulang-pergi Berlin-Paris, dengan penomoran kereta ICE 9590 dari Berlin dan ICE 9591 dari Paris. Kereta ini memulai perjalanannya di stasiun Berlin Ostbahnhof dan berakhir di Paris Gare de l'Est, dengan stasiun pemberhentian di sepanjang rutenya antara lain: Berlin Hauptbahnhof dan Berlin-Spandau (dari Berlin hanya naik, dari Paris hanya turun), Frankfurt (Main) Süd, Karlsruhe Hauptbahnhof dan Strasbourg. Kereta ini berjalan sekali sehari dari kedua arah, dan menempuh perjalanan selama 8 jam. ICE 3 varian DB BR407 / Siemens Velaro D dipercaya oleh DB sebagai rangkaian utama untuk rute ini.
Dari pantauan di website Deutsche Bahn atau app DB Navigator[2], tarif yang dikenakan untuk full trip dari Berlin ke Paris dengan kereta ini sebesar 59,99~119,99€ (Super Sparpreis) atau 68,99~130,99€ (Sparpreis). Tarif termurah tersebut hanya bisa didapat lewat pemesanan 2-3 bulan sebelum keberangkatan kereta, dan bertambah seiring waktu sampai H-1 keberangkatan. Atau, jika mampu, bisa memilih tarif fix 233,00€ (Flexpreis) di hari manapun, dengan benefit bisa memilih naik kereta ICE/TGV manapun dengan transit di stasiun manapun pada jam manapun selama tiket berlaku di hari perjalanan.
Berbagai respon diperlihatkan di medsos X (Twitter). Sebagian besar merupakan respon positif dengan kehadiran ICE Berlin-Paris, mengingat selain kereta ini hanya ada NightJet yang beroperasi dengan rute full dari Berlin ke Paris, yang dimana kereta NightJet memakan waktu 14 jam 30 menit sekali jalan dan tidak beroperasi setiap hari. Di luar itu, para pengguna kereta api dari Berlin yang mau ke Paris harus melakukan 1-2x transit. Para railfan juga menyambut meriah atas munculnya ICE 3 varian Velaro D di lintas Berlin, mengingat varian ini umumnya wara-wiri di lintas perbatasan antara Jerman-Benelux atau Jerman-Prancis dan jarang menyentuh sisi Jerman Timur.
Walau begitu, kritikan juga mengalir dari lamanya waktu tempuh kereta. Walau memegang titel "kereta cepat", kereta ini memakan waktu 8 jam dengan jarak 1000km. ICE 3 bisa menempuh kecepatan maksimal 320km/h, dan ini ideal untuk segmen Paris-Strasbourg yang telah memiliki trek kereta cepat dengan rekomendasi Vmax 320km/h, membuat jarak 400km tersebut ditempuh selama 1 jam 45 menit. Berbeda dengan Prancis yang memiliki trek ideal, Jerman hanya punya trek kereta cepat secara parsial (tidak setiap segmen) dengan Vmax 200~250km/h, dan segmen yang tidak memiliki trek kereta cepat hanya bisa ditempuh dengan kecepatan maksimal 160km/h, sehingga kereta ini tidak bisa mencapai potensi kecepatan maksimal selama menyusuri trek kereta Jerman. Dikutip dari tweet @TonamiPlayman pada tanggal 3 Januari 2025[3], "Kereta ini menempuh waktu 1:45 sepanjang 400km dari Paris ke Strasbourg dengan kecepatan rata-rata 228km/h, tapi dari Strasbourg ke Berlin sepanjang 600km ditempuh selama 6:26 dengan kecepatan rata-rata 93km/h."
Sebagai railfan yang juga mantan diaspora Jerman, aku sendiri gembira sekaligus sedih. Gembira karena akhirnya ada opsi kereta cepat direct dari Berlin ke Paris, tapi sedih karena tidak bisa ikut mencoba kereta ini, setidaknya sampai waktunya tiba balik ke Jerman lagi. Harapanku, dengan adanya kereta cepat ini, pemerintah pusat Jerman mulai berinisiatif untuk meng-upgrade jaringan perkeretaapian negara mereka sesegera mungkin. Utamanya, untuk menyokong kereta cepat ini, gap antara Wolfsburg-Hildesheim dan Fulda-Frankfurt (Main) harus segera dibuat supaya kecepatan keretanya bisa menyentuh minimal 250km/h.
Sumber kutip/foto:
[1]: https://x.com/DB_Presse/status/1868619380504084698
[2]: https://www.bahn.de/
[3]: https://x.com/TonamiPlayman/status/1874891592521433313
[Foto 1]: https://x.com/EuropeByRail/status/1863975100283867402
Komentar
Posting Komentar